Cedera Otot dan Kegiatan Alam Bebas

Bagi anda yang menggemari kegiatan di alam terbuka pasti sering mengalami beberapa gangguan persendian, baik pada daerah pergelangan kaki, lutut, pinggang bagian bawah hingga tak jarang ada yang mengalami cedera sendi pada daerah pundak dan leher. Cedera tersebut salah satunya disebabkan pergerakan yang tidak sesuai dengan struktur otot dan sendi sehingga menyebabkan kerusakan pada jaringan ligament atau jaringan yang menghubungkan otot dengan otot lainnya sebagai pemberi stabilitas sendi.

Terdapat dua istilah dalam medis pada cedera anggota gerak tubuh yaitu sprain (keseleo/terkilir) dan strain (otot robek).

Sprain adalah cedera yang disebabkan kerusakan pada daerah penghubung otot atau ligament yang dapat mengakibatkan pendarahan dalam otot yang menyebar keseluruh jaringan dan terlihat lebam/memar serta peradangan/bengkak. Contoh penyebab terjadinya sprain adalah berlari pada permukaan yang tidak rata, dan mengangkat carrier dengan cara yang salah dan menuruni lembahan dengan membawa beban lebih sehingga sendi pada tumit dan lutut bergeser

Strain adalah cedera yang disebabkan kerusakan pada jaringan otot karena trauma langsung atau tidak langsung akibat teregang melebihi batas normal dan kemampuan otot untuk melentur sehingga teradi robekan serabut otot disertai nyeri  dan mempengaruhi kekuatan otot yang mengalami bagian tersebut. Contoh  terjadinya strain adalah nyeri pada bagian bicep seorang climber setelah melakukan aktivitas panjat tebing. Kondisi tersebut juga sering dialami seorang belayer karena menahan beban secara tiba tiba.

Selain dari dua jenis cedera otot yang disebutkan diatas ada beberapa gangguan otot yang sering dialami oleh penggiat alam bebas yaitu kram otot (kejang otot). Kram otot merupakan kontraksi otot secara terus menerus tanpa henti sehingga bagian tubuh sulit digerakkan. Kram otot teradi pada bagian tungkai bagian bawah hingga bagian betis dan paha, contohnya ketika seorang pendaki yang melakukan beberapa jam pendakian hingga  tidak sering kram otot juga sering menyerang pendaki yang telah lelap tidur di tenda pada malam hari.

Jika kram otot terjadi saat beraktivitas, segera regangkan bagian yang kram. Misalnya kaki Anda kram dalam posisi tertekuk maka coba untuk meluruskannya dengan lembut. Tahan sebentar ketika terasa sakit, kemudian lanjutkan sampai benar-benar lurus. Dan segera kompres dengan es agar otot kembali dingin.

P.VI.002.043.PR