Tanduk Menjulang di Africa Van Java

Derap langkah kawanan Cervus timorensis russa membumbungkan debu savana Bekol siang itu. Tanduk menjulang dengan proporsi tubuh paling besar dan bulu lebat di leher, dialah pejantan dominan penguasa sekaligus sebagai pelindung koloni.

2

Taman Nasional Baluran menyediakan penginapan yang tepat berada di depan hamparan savana, tepatnya 12 km dari pintu masuk taman. Dari penginapan inipun Anda bisa melihat Rusa dan kumpulan Kera. Rusa biasanya memilih mengawasi pengunjung dari jauh atau bersembunyi di balik semak-semak, sedangkan Kera justru sering kali menyambangi sekitar penginapan entah karena tertarik dengan makanan dan barang-barang yang dibawa pengunjung atau untuk alasan lain.

Bukan hal yang sulit untuk menemukan kawanan rusa di padang savana Bekol yang berada dalam kawasan Taman Nasionala Baluran Situbondo Jawa Timur. Taman Nasional Baluran merupakan tempat populasi terbesar mamalia ini, dari hasil pengamatan tiga anggota PERIMATRIK beberapa bulan yang lalu diketahui bahwa rusa timor merupakan salah satu rusa asli Indonesia selain rusa bawean, sambar, dan menjangan.

Rusa timor sering juga disebut sebagai rusa jawa. Dalam bahasa Inggris, rusa timor mempunyai beberapa sebutan seperti Javan Rusa, Javan Deer, Rusa, Rusa Deer, dan Timor Deer, namun masyarakat jawa lebih populer menyebut rusa dengan sebutan “Kidang”.

Rusa timor dewasa mempunyai panjang badan berkisar antara 190-250 cm dengan tinggi badan mencapai antara 90-120 cm. Rusa jantan memiliki tanduk (ranggah-jawa) yang bercabang. Tanduk akan tumbuh pertama kali pada anak jantan saat umur 8 bulan. Setelah dewasa, tanduk menjadi sempurna yang ditandai dengan terdapatnya 3 ujung runcing.

Pengamatan di lakukan sangat hati-hati pada siang dan malam hari selama 2 hari 2 malam, karena mamalia pemamah biak ini merupakan hewan yang ekstra waspada terhadap pergerakan dan aroma yang berada di radius jangkauan mereka. untuk mengamati dari dekat kamipun tak jarang harus berbaur dan merayap di antara rumput kering. Alasan utama dari kewaspadaan mereka adalah untuk mewaspadai kedatangan predator. Sering kali beberapa petugas patroli hutan harus membantu mereka melarikan diri dari sergapan ajag (cuon alpinus javanicus). ajag merupakan predator utama dari kawanan rusa, anjing liar ini menyergap rusa yang terpisah dari kawanannya secara bergerombol. Selain ajag predator alami dari rusa adalah macan tutul (Panthera pardus melas),  Kucing Bakau (Prionailurus viverrinus) dan tak jarang beberapa dari mereka yang lengah menjadi santapan ular-ular besar yang berdiam diri menunggu hinggga berhari-hari di antara rerumputan.

Gundul

P.VI.002.043.PR