Organisasi yang Belajar Menjadi Keluarga

Kebanyakan orang awam beranggapan bahwa Mapala adalah perkumpulan orang yang sekedar hobi naik gunung. Dan, tujuan awal untuk mau mengikuti Mapala pun adalah agar bisa mendaki banyak gunung. Tetapi sebenarnya kegiatan yang dilakukan Mapala tidak hanya sebatas naik gunung saja.

Ada satu hal yang sering sekali kami lakukan, tanpa disadari kami selalu belajar berorganisasi. Hampir setiap hari kami berkumpul di sebuah ruangan yang tidak terlalu besar, untuk mengobrol dan berbagi cerita serta tawa. Ruangan kecil itu kami sebut sekre. Kami terkadang sampai lupa waktu karena terlalu menikmati cerita serta canda yang kami lakukan. Dengan selalu berbagi di kala senang maupun sedih, kami merasa bahwa orang-orang yang ada di PERIMATRIK adalah keluarga kedua kami. Saat pemberian materi diklat seringkali saya mendengar kata-kata:

‘kami adalah keluarga yang belajar berorganisasi bukan organisasi yang belajar menjadi keluarga’.

1433523711625[1]

Saat ini PERIMATRIK memiliki empat divisi, yaitu GH (Gunung Hutan), RC (Rock Climbing), ORAD (Olahraga Arus Deras), dan Konservasi. Di dalam divisi Gunung Hutan kami tidak hanya mendaki gunung begitu saja, tetapi kami belajar bagaimana cara membaca peta, menentukan koordinat, membidik dengan kompas, dan masih banyak lagi materi yang kami pelajari yang berkaitan dengan gunung dan hutan.

Selain itu ada juga divisi Rock Climbing, kami belajar bagaimana cara melakukan pemanjatan, mem-belay, komunikasi dalam pemanjatan dan alat-alat apa saja yang digunakan. Sedangkan di dalam divisi ORAD kami belajar tentang bagaimana cara-cara mendayung, nama atau istilah-istilah yang digunakan seperti skipper, undercut, turbulence dan yang lainnya. Adapun divisi Konservasi, kami belajar bagaimana upaya perlindungan terhadap lingkungan dan sumber daya alam. Salah satu yang dilakukan seperti membuat biopori, menanam tanaman di halaman sekitar sekre, dan penghijauan lainnya.

Banyak hal yang kami dapat di PERIMATRIK. Selain kami mendapatkan materi-materi tentang olahraga alam dan organisasi, kami mendapatkan teman sekaligus keluarga yang akan selalu membantu di kala senang maupun sulit. Di saat-saat tertentu kami medapatkan pengalaman yang belum tentu orang lain dapatkan.